Dalam dunia konstruksi modern, kekuatan struktur bukan
hanya bergantung pada kualitas beton atau baja yang digunakan, tetapi juga pada
sistem pengikat yang menahan beban dengan stabil. Salah satu komponen penting
yang sering diabaikan adalah anchor penyambung yang berfungsi
mengikat elemen struktur agar tetap kokoh, aman dan tahan lama. Penggunaan
anchor kini menjadi standar wajib pada berbagai proyek, mulai dari bangunan
komersial, infrastruktur publik, hingga instalasi mesin industri berat.
Apa Itu Anchor?
Anchor (angkur)
adalah elmen pengikat yang digunakan untuk menempelkan komponen struktural ke
beton, batu atau material padat lainnya. Biasanya berbentuk batang baja berulir
atau sistem kimia (chemical anchor) yang dimasukkan ke dalam lubang hasil bor
dan direkatkan menggunakan bahan pengikat seperti mortar atau resin epoksi.
Tujuannya sederhana
namun vital, memberikan kekuatan tarik dan geser agar sambungan tidak mudah
terlepas saat menerima beban dinamis maupun statis.
Jenis – Jenis Anchor
yang Umum Digunakan
1.
Mechanical Anchor
Mengandalkan tekanan mekanis untuk mengikat pada
beton. Umumnya digunakan untuk beban ringan hingga menengah
2.
Chemical Anchor
Menggunakan lem atau resin kimia seperti Hilti HIT RE
500 V3 untuk memberikan ikatan yang kuat di dalam lubang bo. Jenis ini ideal
untuk pengerjaan struktural, penanaman rebar dan beban berat.
3.
Throught Bolt dan Sleeve
Anchor
Cocok untuk instalasi cepat pada beton padat, seperti
pemasangan bracket, railing atau mesin industri.
Kami menyediakan
layanan jasa pemasangan mechanical dan chemical anchor dengan hasil yang sesuai
standar proyek industri dan bangunan komersial. Seluruh pekerjaan dilakukan
oleh teknisi berpengalaman menggunakan material berkualitas dari merk terpercaya.
Hubungi 0812 60602997 untuk informasi lebih lanjut atau penjadwalan pekerjaan lapangan.
Fungsi Utama
Anchor
Fungsi anchor tidak hanya sekadar sebagai pengikat,
tetapi juga bagian dari sistem keamanan struktur. Berikut penjelasan
lengkapnya:
1.
Menahan Gaya Tarik dan Tekan
Anchor bertugas menahan gaya
yang muncul akibat beban vertikal maupun horizontal. Dalam pemasangan mesin
atau tiang, anchor menjaga agar komponen tidak bergeser, berputar, atau
terlepas dari pondasi beton.
2.
Menjamin Stabilitas Sambungan
Pada bangunan bertingkat,
anchor digunakan untuk menyambung elemen baja, rangka, dan beton agar bekerja
sebagai satu kesatuan struktur. Tanpa anchor yang tepat, potensi keretakan dan
pergeseran bisa meningkat seiring waktu.
3.
Memperkuat Penanaman Rebar Tambahan
Dalam pekerjaan retrofit atau
perluasan struktur lama, anchor sering digunakan untuk menanam rebar tambahan
pada beton eksisting. Metode ini umum menggunakan chemical anchor
karena daya rekatnya tinggi dan mampu menyesuaikan kondisi lubang yang tidak
sempurna.
4.
Menopang Instalasi Mekanikal dan Elektrikal
Anchor juga berperan penting
dalam pemasangan peralatan seperti ducting, pipa, kabel tray, serta bracket
untuk sistem HVAC. Pekerjaan MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) hampir
selalu melibatkan anchor agar komponen terpasang kuat tanpa merusak struktur
utama.
5.
Meningkatkan Keamanan dan Efisiensi Proyek
Dengan pemilihan sistem anchor
yang sesuai spesifikasi, proyek menjadi lebih efisien, minim perawatan, dan
memiliki umur pakai lebih panjang. Inilah alasan mengapa banyak kontraktor
profesional mempercayakan pekerjaan angkur pada tim berpengalaman.
Proses Pemasangan Anchor
Untuk
menghasilkan daya ikat maksimal, proses pemasangan anchor harus mengikuti
tahapan teknis yang benar:
- Pengeboran Lubang dengan mesin bor sesuai diameter dan kedalaman anchor.
- Pembersihan Lubang menggunakan brush dan blower agar bebas debu.
- Pemasangan Anchor — bisa secara mekanis atau dengan injeksi resin chemical.
- Proses Curing (untuk chemical anchor) agar resin mengeras sempurna sebelum menerima beban.
Kesalahan kecil seperti lubang kotor, jarak tepi
tidak sesuai, atau resin tidak tercampur sempurna dapat menurunkan kekuatan
ikatan hingga lebih dari 50%. Karena itu, penggunaan alat dan material sesuai
standar seperti Hilti HIT-CB 500 menjadi
kunci hasil profesional.
Kelebihan Menggunakan Chemical Anchor
- Daya rekat tinggi, cocok untuk beban berat.
- Cocok untuk area dengan jarak tepi kecil.
- Tahan terhadap getaran dan perubahan suhu.
- Dapat digunakan pada berbagai posisi: vertikal, horizontal, bahkan overhead.
Selain
itu, chemical anchor memberikan hasil yang lebih bersih, presisi dan tahan lama
karena resin mengisi seluruh rongga lubang, mencegah adanya celah udara yang
bisa melemahkan sambungan.
Rekomendasi Profesional
Dalam
setiap pekerjaan konstruksi, penting untuk memastikan anchor dipasang sesuai
standar teknis. Tim kami telah berpengalaman menangani berbagai proyek besar
menggunakan material terbaik dari merek seperti Hilti, Fischer, Itewe, Ramset dan merk lainnya.
Kami selalu mengutamakan keselamatan, kualitas, dan hasil akhir yang memenuhi
standar kekuatan struktural jangka panjang.
Anchor adalah elemen penting yang menjamin kekuatan dan keamanan
struktur konstruksi. Dengan penggunaan bahan dan metode pemasangan yang tepat,
struktur menjadi lebih stabil, efisien, dan aman untuk jangka panjang. Gunakan
layanan profesional agar setiap titik anchor terpasang sempurna sesuai
kebutuhan proyek anda.
Hubungi 0812 6060 2997 untuk mendapatkan layanan pemasangan chemical
anchor profesional lengkap dengan konsultasi teknis dan material terbaik untuk
kebutuhan proyek anda.
Baca juga mengenai Chemical Anchor dan Rebar



.gif)
.gif)
.gif)
