Pemasangan Angkur pada Kolom


Pemasangan Angkur pada Kolom


Pemasangan angkur pada kolom beton merupakan pekerjaan teknis yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kolom adalah elemen struktur utama yang menahan beban vertikal bangunan, sehingga setiap penambahan elemen seperti pelat baja, dudukan mesin, bracket, maupun rangka tambahan wajib menggunakan sistem pengikat yang kuat dan teruji.

 

Baik aplikator, kontraktor, maupun pemilik bangunan perlu memahami prosedur pemasangan angkur agar tidak terjadi kesalahan yang berpotensi melemahkan struktur. Jika anda membutuhkan jasa profesional untuk pemasangan angkur atau chemical anchor dengan standar teknis yang tepat, Hubungi 0812 6060 2997 untuk konsultasi dan survei kebutuhan proyek anda.

 

Pengertian Angkur pada Kolom

 

Angkur adalah batang baja berulir atau sistem baut khusus yang ditanam ke dalam beton untuk menciptakan titik sambungan yang kuat. Pada kolom beton, angkur berfungsi menyalurkan beban tarik dan beban geser dari elemen tambahan menuju struktur utama.

 

Secara umum terdapat dua jenis angkur yang sering digunakan dalam pekerjaan konstruksi:

 

  1. Angkur mekanikal (expansion anchor)
  2. Chemical anchor (angkur berbasis resin kimia)

 

Angkur mekanikal bekerja dengan sistem ekspansi ketika baut dikencangkan, sedangkan chemical anchor menggunakan bahan resin khusus yang mengikat batang ulir ke dalam beton melalui reaksi kimia.

 

Fungsi dan Aplikasi Pemasangan Angkur

 

Pemasangan angkur pada kolom memiliki berbagai fungsi dalam proyek pembangunan maupun renovasi, antara lain:

 

  • Pemasangan base plate struktur baja
  • Dudukan mesin industri atau peralatan berat
  • Pemasangan rangka kanopi dan baja ringan
  • Penguatan struktur tambahan pada bangunan eksisting
  • Instalasi bracket, railing atau elemen non-struktural

 

Setiap kebutuhan memiliki karakteristik beban yang berbeda, sehingga spesifikasi angkur harus disesuaikan dengan perhitungan teknis.


Pemasangan Angkur pada Kolom

 


Tahapan Perencanaan Teknis

 

Sebelum pemasangan dilakukan, terdapat beberapa langkah perencanaan yang wajib diperhatikan:

 

  1. Mempelajari gambar kerja dan spesifikasi struktur
  2. Menentukan titik pemasangan yang aman
  3. Mengukur jarak antar angkur dan jarak dari tepi kolom
  4. Menggunakan alat deteksi tulangan untuk menghindari besi utama

 

Kesalahan dalam tahap perencanaan dapat menyebabkan retak beton atau berkurangnya kekuatan kolom. Oleh karena itu, tahap ini sangat krusial dalam memastikan keamanan struktur.

 

Proses Pengeboran dan Pembersihan Lubang


Setelah titik ditentukan, proses pemasangan dimulai dengan pengeboran sesuai diameter dan kedalaman yang direkomendasikan. Presisi sangat penting karena diameter yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat memengaruhi daya cengkeram angkur.

 

Setelah pengeboran selesai, lubang harus dibersihkan melalui tahapan berikut:

 

  • Mengeluarkan debu menggunakan blower
  • Menyikat dinding lubang dengan sikat baja
  • Membersihkan ulang hingga lubang benar-benar bebas debu

 

Tahapan pembersihan ini sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan kekuatan akhir angkur terutama pada sistem chemical anchor.

 

Metode Instalasi Angkur

 

Metode pemasangan berbeda tergantung jenis angkur yang digunakan.

Pada angkur mekanikal, prosesnya meliputi:

 

  1. Memasukkan baut ke dalam lubang
  2. Mengencangkan menggunakan kunci torsi
  3. Memastikan sistem ekspansi bekerja optimal

 

Pada chemical anchor, prosesnya meliputi:

 

  1. Injeksi resin dari dasar lubang hingga penuh
  2. Memasukkan batang ulir sambil diputar perlahan
  3. Menunggu waktu curing hingga resin mengeras sempurna

 

Waktu curing harus dipatuhi sesuai spesifikasi produk. Batang tidak boleh digerakkan sebelum resin benar-benar mengeras.


Pemasangan Angkur pada Kolom

 

Jika anda ingin memastikan pemasangan dilakukan dengan perhitungan beban yang tepat dan prosedur sesuai standar keselamatan konstruksi, Hubungi 0812 6060 2997 untuk mendapatkan layanan profesional yang rapi dan bergaransi.

 

Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Angkur

 

Kinerja angkur pada kolom dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, yaitu:

 

  • Mutu beton eksisting
  • Kedalaman dan diameter lubang tanam
  • Jarak antar angkur
  • Jarak dari tepi kolom
  • Jenis dan besar beban tarik atau geser
  • Kondisi lingkungan dan potensi korosi

 

Pemilihan material seperti batang ulir galvanis atau stainless steel dapat meningkatkan ketahanan terhadap korosi terutama pada area terbuka atau lingkungan lembap.

 

Pengujian dan Kontrol Kualitas

 

Untuk proyek skala besar, pengujian tarik atau pull out test sering dilakukan guna memastikan angkur mampu menahan beban sesuai desain. Pengujian ini menjadi bagian dari kontrol mutu yang sangat penting.

 

Selain itu, dokumentasi pemasangan juga perlu dilakukan dengan mencatat:

 

  • Jenis angkur yang digunakan
  • Diameter dan kedalaman tanam
  • Tanggal pemasangan
  • Lokasi titik angkur

 

Dokumentasi ini membantu dalam audit teknis maupun evaluasi di masa mendatang.

 

Pemasangan angkur pada kolom adalah pekerjaan teknis yang membutuhkan perencanaan matang, ketelitian tinggi, serta kepatuhan terhadap standar konstruksi. Baik aplikator, kontraktor, maupun pemilik bangunan harus memahami bahwa kesalahan kecil dalam pengeboran, pembersihan, atau perhitungan beban dapat berdampak besar terhadap keamanan struktur. Dengan metode yang tepat dan tenaga profesional berpengalaman, angkur dapat memberikan daya ikat yang kuat, stabil, dan tahan lama untuk berbagai kebutuhan struktur tambahan pada bangunan anda.


Pemasangan Angkur pada Kolom

 

Hubungi 0812 6060 2997 untuk mendapatkan layanan pemasangan chemical anchor profesional, konsultasi teknis terpercaya, serta pengerjaan cepat, aman, dan sesuai standar keselamatan konstruksi.

 

 Baca juga mengenai Apa Itu Chemcial Anchor?

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Area